Profil

By Operator Website Selasa, 17 Desember 2019 | 09:03 am

Profil

Profil UNIMUDA Sorong

Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (UNIMUDA Sorong) adalah lembaga pendidikan tinggi di bawah persyarikatan Muhammadiyah yang didirikan pada 5 Mei 2018 melalui SK Menristekdikti Nomor 547/KPT/I/2018 sebagai perubahan bentuk dari STKIP Muhammadiyah Sorong.

Awalnya, UNIMUDA Sorong merupakan sebuah Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Sorong yang berdiri pada tanggal 19 Agustus 2004 SK Mendiknas RI Nomor 127/D/O/2004. Adapun izin penyelenggaraan program studi meliputi : 1. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2. Pendidikan Bahasa Inggris, dan 3. Pendidikan Biologi.
Prakarsa pendirian STKIP Muhammadiyah Sorong muncul pada saat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sorong Periode 2000-2005 menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah bertempat di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Aimas pada tanggal 13 November 2001. RAKERDA menghasilkan program kerja yang salah satunya adalah mendirikan STKIP Muhammadiyah Sorong pada tahun 2003. Keputusan tersebut disepakati bersama karena belum ada lembaga pendidikan tinggi bidang pendidikan di Kabupaten Sorong dan hadirnya Persyarikatan Muhammadiyah di Sorong turut mengambil peran dalam mencerdaskan anak bangsa yang bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Dalam proses pendirian dibentuk panitia yang terdiri dari : Ketua: Drs. Rustamadji, Sekretaris : Manut Pratikno, B.A., Anggota : Sulardi, S.Pd., Suwarto, S.Sos., Sutikno, Ir. Eko Tavip Maryanto, Muhadi, Supirman, S.Sos. Pada tahun 2003, terbitlah SK Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 78/KEP/I.0/D/2003 Tanggal 20 September 2003, tentang Pengangkatan Ketua STKIP Muhammadiyah Sorong pertama adalah Drs. Rustamadji, sebelumnya telah mengundurkan diri sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sorong. Pada saat bersamaan terbit SK Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Pengangkatan Pengurus Badan Pelaksana Harian (BPH) STKIP Muhammadiyah Sorong yang diketuai oleh Drs. Suwarto Abbas, M.H. Namun berhubung Drs. Suwarto Abbas, M.H. telah pindah tugas, maka tahun 2004 Majelis Diktilitbang mengangkat kembali Pengurus BPH Pengganti Antar Waktu yang diketuai oleh Drs. Nursono Sidiq. Tahun 2004, saat kunjungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yakni Prof. H. Zamroni, Ph.D.  di Kabupaten Sorong membawa kabar baik bahwa Mendiknas RI Prof. Drs. H.A. Malik Fadjar, M.Sc. telah menyetujui pendirian STKIP Muhammadiyah Sorong.
Tujuh tahun kemudian, tepatnya tahun 2011, STKIP Muhammadiyah Sorong menambah dua program studi lagi, yaitu Pendidikan Matematika dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Beberapa tahun berikutnya mendapatkan izin operasional penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Jasmani, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Teknologi dan Informasi serta Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, sebagai embrio berdirinya Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, pada  mulanya hanya memiliki tiga program studi, 1. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2. Pendidikan Bahasa Inggris, 3. Pendidikan Biologi. Saat ini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong memiliki sepuluh program studi, yakni Program Studi Pendidikan Biologi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Program Studi Pendidikan Jasmani, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini.

Profil Lembaga Penjaminan Mutu

Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi merupakan suatu keharusan yang ditujukan untuk menjamin mutu perencanaan dan penyelenggaraan lulusan perguruan tinggi. Penyelenggaraan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi didasarkan pada amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya pasal 51 ayat 2 yang menyatakan bahwa “Pengelolaan satuan pendidikan tinggi dilaksanakan berdasarkan prinsip otonomi, akuntabilitas, jaminan mutu, dan evaluasi yang transparan”.

Pelaksanaan undang-undang tersebut diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pasal 2 ayat 2 menyatakan bahwa “Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukan evaluasi, akreditasi, dan sertifikasi”. Selanjutnya pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 menyatakan “Standar Nasional Pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu”. Lebih lanjut pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 juga menyatakan bahwa “Standar Nasional Pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat”.

Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi, meliputi penjaminan mutu internal maupun penjaminan mutu eksternal. Hal ini dinyatakan dalam Buku Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT) bahwa “Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi dilakukan atas dasar penjaminan mutu internal, dan penjaminan mutu eksternal”. Penjaminan mutu internal adalah penjaminan mutu yang dilakukan oleh institusi perguruan tinggi yang bersangkutan dengan berpedoman dan berlandaskan pada peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh pemerintah, sedangkan penjaminan mutu eksternal adalah penjaminan mutu yang dilaksanakan oleh badan atau lembaga eksternal yang dibentuk dan atau disetujui oleh pemerintah sebagai penyelenggara evaluasi penjaminan mutu bagi perguruan tinggi.

Sistem penjaminan mutu Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dilakukan secara bertahap, sistematis, terencana, dan terarah. Secara bertahap, sistem penjaminan mutu UNIMUDA Sorong telah membentuk Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), lembaga ini selanjutnya secara sistematis dan terencana menyusun program penjaminan mutu baik akademik maupun non akademik yang memiliki arah target dan kerangka waktu yang jelas. Selanjutnya penjaminan mutu tersebut akan menjadi budaya dan kegiatan rutin berlaku keseharian segenap sivitas akademika UNIMUDA Sorong. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta sistem penjaminan mutu yang baik sehingga dapat meningkatkan kemampuan institusi untuk menciptakan stabilitas, kapabilitas, akuntabilitas, serta melakukan pengawasan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

By Operator Website Selasa, 17 Desember 2019 | 09:03 am